Tugas 3 Ekonomi
Pariwisata
Negara Astina
|
Negara Amarta
|
||||
No. of Tourist (N)
|
Frequency (F)
|
Trip (T)
|
No. of Tourist (N)
|
Frequency (F)
|
Trip (T)
|
1.150.000
|
1 kali
|
1.150.000
|
675.000
|
1 Kali
|
675.000
|
475.000
|
2 kali
|
950.000
|
355.000
|
2 Kali
|
710.000
|
185.000
|
3 kali
|
555.000
|
193.000
|
3 Kali
|
579.000
|
1.810.000
|
2.655.000
|
1.223.000
|
1.964.000
|
||
Negara
Astina
N= 1.810.000
T= 2.655.000
P= 14.500.000
NTP= 1.810.000 X 100%
14.500.000
= 12,48%
= 14.500.000
=18,31%
NTP 12,48%
= 1,46 Kali
N 1.810.000
Negara Amarta
N = 1.223.000
T = 1.964.000
P = 9.700.000
NTP = 1.223.000 X 100%
9.700.000
= 12.60%
9.700.000
= 20,24%
NTP 12,60%
= 1,6 Kali
TF = T = 1.964.000
N
1.223.000
= 1.6 Kali
Analysis:
Astina
Amarta
NTP:
12.48%
< 12.60%
GTP:
18.31%
< 20.24%
TF: 1,5
kali
< 1,6 kali
2. Sebutkan apa saja sifat-sifat dari
kecenderungan perjalanan ?
Kecenderungan
Perjalanan yang Tinggi disebabkan oleh :
a.
Pendapatan penduduk yang
besar
b.
Tingkat profesionalisme
masyarakat (Wiraswasta, Direktur, Karyawan tingkat tinggi, dll)
c.
Penduduk kota-kota besar
d.
Kelompok usia antara
20-45 tahun
e.
Kelompok keluarga kecil
dan keluarga-keluarga yang memiliki anak-anak usia sekolah.
f.
Tingkat pendidikan
penduduk yang tinggi
Kecenderungan Perjalanan yang Rendah
disebabkan oleh :
a.
Pendapatan penduduk yang
kecil
b. Pekerjaan
penduduk seperti Petani, Buruh dan Pensiunan
c.
Anak-anak kecil dan orang-orang diatas 75 tahun.
d. Para
penghuni desa yang penduduknya kurang dari 2.000 orang
e.
Anggota keluarga besar (>5 orang)
3. Berikan contoh dari produk jasa kepariwisataan yang berada pada kondisi elastis, elastisitas murni dan tidak elastis. Berikan alasan mengenai apa yang anda sebutkan tersebut ?
a)
Elastis
Kondisi ini tidak menunjukkan perubahan dalam elastisitas permintaan akan produk atau jasa pariwisata jika harga produk pariwisata meningkat. Hal ini umumnya dialami wisatawan yang melakukan perjalanan tanpa biaya sendiri. Kenaikan harga akan diikuti dengan sendirinya, tetapi masih dalam batas-batas tertentu.
Seperti: Sebuah perjalanan wisata yang didanai oleh perusahaan di mana pekerjaan traveler dikirim oleh manajemen hotel untuk melaksanakan pelatihan di luar negeri untuk meningkatkan kualitas layanan di hotel. Perjalanan itu semua dibayar oleh perusahaan sehingga karyawan tidak perlu membayar sendiri.
Kondisi ini tidak menunjukkan perubahan dalam elastisitas permintaan akan produk atau jasa pariwisata jika harga produk pariwisata meningkat. Hal ini umumnya dialami wisatawan yang melakukan perjalanan tanpa biaya sendiri. Kenaikan harga akan diikuti dengan sendirinya, tetapi masih dalam batas-batas tertentu.
Seperti: Sebuah perjalanan wisata yang didanai oleh perusahaan di mana pekerjaan traveler dikirim oleh manajemen hotel untuk melaksanakan pelatihan di luar negeri untuk meningkatkan kualitas layanan di hotel. Perjalanan itu semua dibayar oleh perusahaan sehingga karyawan tidak perlu membayar sendiri.
b)
Murni elastis (elastis kesatuan)
Dalam kondisi ini permintaan untuk produk wisata atau layanan ini benar-benar fleksibel atau elastis. Kenaikan harga akan diikuti oleh itu diri tanpa batas-batas tertentu.
Seperti: Kenaikan harga gas dapat mempengaruhi harga jual pangan di daerah bisnis jasa pariwisata. Karena harga gas akan naik, tapi terlepas dari harga makanan, permintaan akan tetap sama dan tidak berubah.
Dalam kondisi ini permintaan untuk produk wisata atau layanan ini benar-benar fleksibel atau elastis. Kenaikan harga akan diikuti oleh itu diri tanpa batas-batas tertentu.
Seperti: Kenaikan harga gas dapat mempengaruhi harga jual pangan di daerah bisnis jasa pariwisata. Karena harga gas akan naik, tapi terlepas dari harga makanan, permintaan akan tetap sama dan tidak berubah.
c)
Tidak Elastis
Kondisi ini umumnya dialami dalam kegiatan pariwisata dengan wisatawan murni atau wisatawan meninggalkan sebagian dari pendapatan mereka perjalanan yang ia lakukan. Biasanya kenaikan harga produk atau jasa pariwisata akan mengakibatkan permintaan menurun.
Kondisi ini umumnya dialami dalam kegiatan pariwisata dengan wisatawan murni atau wisatawan meninggalkan sebagian dari pendapatan mereka perjalanan yang ia lakukan. Biasanya kenaikan harga produk atau jasa pariwisata akan mengakibatkan permintaan menurun.


