Minggu, 15 September 2013

Tugas 3 Ekonomi Pariwisata


Tugas 3 Ekonomi Pariwisata


1.    Terdapat 2 (dua) buah Negara bertetangga yang pertama adalah Negara Astina dan Negara Amarta. Negara Astina memiliki jumlah penduduk 14.500.000 jiwa sedangkan Negara Amarta memiliki jumlah penduduk 9.700.000 jiwa. Penduduk Negara Astina yang melakukan perjalanan wisata minimal 1 (satu) kali berjumlah 1.150.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 2 (dua) kali berjumlah 475.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 3 (tiga) kali berjumlah 185.000. Penduduk Amarta yang melakukan perjalanan wisata minimal 1 (satu) kali berjumlah 675.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 2 (dua) kali berjumlah 355.000 orang; penduduk yang melakukan perjalanan wisata 3 (tiga) kali berjumlah 193.000. Adapun yang harus anda analisis adalah negara mana yang menurut anda paling besar kemampuan sebagai negara asal wisatawan, sebutkan alasan-alasan anda dalam menarik kesimpulan yang telah anda berikan ?
  
Negara Astina
Negara Amarta
No. of Tourist (N)
Frequency (F)
Trip (T)
No. of Tourist (N)
Frequency (F)
Trip (T)
1.150.000
1 kali
1.150.000
675.000
1 Kali
675.000
475.000
2 kali
950.000
355.000
2 Kali
710.000
185.000
3 kali
555.000
193.000
3 Kali
579.000
1.810.000

2.655.000
1.223.000

1.964.000






Negara Astina
N= 1.810.000
T=  2.655.000
P= 14.500.000 
 NTP= 1.810.000 X 100%
               14.500.000
        = 12,48%

GTP= 2.655.000 X X100%
       =    14.500.000
       =18,31%

TF= GTP18,31%
        NTP     12,48%
    = 1,46 Kali   

TF = T = 2. 655.000 = 1,46 Kali
         N    1.810.000







Negara Amarta
N = 1.223.000
T = 1.964.000
P = 9.700.000

NTP = 1.223.000 X 100%

            9.700.000
        = 12.60%

GTP = 1.964.000 X 100%
            9.700.000
        = 20,24%

TF = GTP = 20,24%
         NTP    12,60%
     = 1,6 Kali
  
TF = T = 1.964.000
        N    1.223.000  
     =  1.6 Kali
          

Analysis:

              Astina                 Amarta
NTP:      12.48%       <          12.60%
GTP:       18.31%       <          20.24%
  TF:       1,5 kali       <          1,6 kali

Oleh karena itu, Amarta memiliki kemampuan terbesar bagi turis. Meskipun jumlah populasi di Amarta lebih kecil dari Astina tetapifrekuensi total Amarta untuk perjalanan berada lebih tinggimenjelang 1,61 kali daripada Astina yang hanya mempunyai 1,41kali. Ketika anda bisa melihat atas di analisis, Amarta memiliki NTPlebih tinggi, GTP and Total Frequency daripada Astina .


2. Sebutkan apa saja sifat-sifat dari kecenderungan perjalanan ?
 
Kecenderungan Perjalanan yang Tinggi disebabkan oleh :
a.       Pendapatan penduduk yang besar
b.      Tingkat profesionalisme masyarakat (Wiraswasta, Direktur, Karyawan tingkat tinggi, dll)
c.       Penduduk kota-kota besar
d.      Kelompok usia antara 20-45 tahun
e.       Kelompok keluarga kecil dan keluarga-keluarga yang memiliki anak-anak usia sekolah.
f.       Tingkat pendidikan penduduk yang tinggi

Kecenderungan Perjalanan yang Rendah disebabkan oleh :
a.       Pendapatan penduduk yang kecil
b.      Pekerjaan penduduk seperti Petani, Buruh dan Pensiunan
c.       Anak-anak kecil dan orang-orang diatas 75 tahun.
d.      Para penghuni desa yang penduduknya kurang dari 2.000 orang
e.       Anggota keluarga besar (>5 orang)

3. Berikan contoh dari produk jasa kepariwisataan yang berada pada kondisi elastis, elastisitas murni dan tidak elastis. Berikan alasan mengenai apa yang anda sebutkan tersebut ? 

a)      Elastis
Kondisi ini tidak menunjukkan perubahan dalam elastisitas permintaan akan produk atau jasa pariwisata jika harga produk pariwisata meningkat. Hal ini umumnya dialami wisatawan yang melakukan perjalanan tanpa biaya sendiri. Kenaikan harga akan diikuti dengan sendirinya, tetapi masih dalam batas-batas tertentu.
Seperti: Sebuah perjalanan wisata yang didanai oleh perusahaan di mana pekerjaan traveler dikirim oleh manajemen hotel untuk melaksanakan pelatihan di luar negeri untuk meningkatkan kualitas layanan di hotel. Perjalanan itu semua dibayar oleh perusahaan sehingga karyawan tidak perlu membayar sendiri.

b)      Murni elastis (elastis kesatuan)
Dalam kondisi ini permintaan untuk produk wisata atau layanan ini benar-benar fleksibel atau elastis. Kenaikan harga akan diikuti oleh itu diri tanpa batas-batas tertentu.
Seperti: Kenaikan harga gas dapat mempengaruhi harga jual pangan di daerah bisnis jasa pariwisata. Karena harga gas akan naik, tapi terlepas dari harga makanan, permintaan akan tetap sama dan tidak berubah.


 c)   Tidak Elastis
Kondisi ini umumnya dialami dalam kegiatan pariwisata dengan wisatawan murni atau wisatawan meninggalkan sebagian dari pendapatan mereka perjalanan yang ia lakukan. Biasanya kenaikan harga produk atau jasa pariwisata akan mengakibatkan permintaan menurun.

1 komentar: